Rabu, 07 Februari 2018

IELTS PREPARATION EXPERIENCE

Hallooo selamat datang di tulisan pertama saya, akhirnya bisa selesai juga tulisan ini setelah sekian lama hahaha

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengalaman mengenai persiapan saya menghadapi tes IELTS :D

Sebelum jelasin soal IELTS saya menjelaskan backgroundnya dulu yaa, awalnya saya gak ada kepikiran buat memiliki niat untuk lanjut kuliah S2 namun karena dorongan dari ibu dan juga pesan dari almarhum bapak saya yang dulu pernah bilang kalau ilmu saya harus lebih dari beliau akhirnya saya putuskan untuk persiapkan diri untuk lanjut S2. Kampus inceran saya yang pertama adalah ITB karena dari zaman SBMPTN dulu pengen kuliah disana tapi setelah merasakan kompetisi di LN saya jadi tertantang buat nyoba bertarung untuk kuliah di LN. Tapi saya sadar kalau bahasa Inggris saya jeleknya minta ampun wkwkwk akhirnya saya memutuskan nyoba les di Pare setelah kompre selama 3 bulan ngambil paket IELTS. Sebelumnya saya udah browsing ternyata kampus2 luar butuh proof of english proficiency dan akhirnya saya ngambil IELTS karena mayoritas kampus inceran saya mintanya IELTS. Nah saya sendiri merasa pemula banget karena based on pengalaman saya sebelum masuk pare itu nilai TOEFL ITP saya dikampus hanya 470 dan pas baru masuk pare ada simulasi IELTS di sebuah course saya coba ikut dan dari hasilnya dihitung nilai saya sekitar 4.0 :”(

Okee sekarang kita fokus ke IELTS karena intronya udah kepanjangan wkwkwk pertama yang perlu diketahui adalah apasih IELTS itu? IELTS teh kepanjangan dari INTERNATIONAL ENGLISH TESTING SYSTEM atau dengan kata lain sistem untuk menguji kemampuan bahasa inggris kita. IELTS sendiri terdiri dari 2 jenis ada GENERAL TRAINING (buat yang mau kerja di LN atau buat visa) dan ACADEMIC (buat lanjut kuliah). IELTS akan menguji 4 skill utama dalam english yakni listening, reading, writing dan speaking. Perbedaan GT and Academic hanya di tes reading dan writing. Bagi yang pernah tes TOEFL ITP akan merasa serem mendengar tes IELTS pada awalnya karena memang beda jauh dan soal pilihan ganda hanya beberapa di listening dan reading. Dari hasil observasi saya TOEFL ITP sudah tidak diterima di hampir seluruh kampus di LN (kecuali Turki dan Thailand setau saya). Kampus yang meminta IELTS sendiri kebanyakan dari Eropa, Australia dan New Zealand dan kalo kampus di Amerika dan Asia lebih prefer ke TOEFL Ibt. Kembali lagi, berdasarkan hasil observasi saya nilai minimum IELTS yang diminta kampus berkisar 5.5-6.5. Tergantung dari program studi yang ada di kampus kalo kayak engineering kisaran 5.5 masih ada kalau health and social itu udah sekitar 6-7 nilai IELTS yang dibutuhkan. Tapi paling aman 6.5 sebenarnyaa. Saya penah dibilang sama tutor saya kalau nilai bahasa inggris memang bukan faktor utama kamu bisa kuliah ke LN tapi IELTS bisa jadi penjegal utama untuk kuliah ke LN karena ketidakcukupan nilai kita memenuhi requirementnya. Persiapan IELTS buat dummy kayak saya gabisa instan saya prepare sekitar 4 bulan (3 bulan di Pare + 1 bulan self-study) jadi bagi kalian yang merasa kemampuan masih kurang persiapkan jauh2 hari yaaa

4 bulan persiapan saya itu termasuk berat sih tapi alhamdulillah hasil kmren masih memuaskan :D
Bulan pertama saya di pare itu bener2 rehabilitasi kemampuan bahasa inggris saya, kembali belajar dasar bahasa inggris yang sebenarnya udah pernah dipelajari tapi lupa hahaha belajarnya dari jam 5 subuh sampe jam 9 malam itu udah ada istirahat shalat dan makan kok, total kelas dalam sehari itu ada 6 kelas jadi manajemen waktu tidur kita harus bener2 diatur gaboleh begadang dan harus tidur siang wkwkwk bulan kedua saya mulai masuk PRE-IELTS disini udah mulai belajar speaking interaction, speaking production, writing sama reading dan disini skill saya udah berasa meningkatnyaa. Nah bulan ketiga ini paling berat karena ada banyak extra homework buat dikerjain di camp dan speakingnya dengan situasi saat tes  terus tiap jumat ada simulasi tes. Bulan keempat saya belajar sendiri ngerjain soal2 dan juga nonton video2 IELTS di Youtube (penjelasan lebih lanjut dibawah nanti yaa).

Selanjutnyaaa saya akan break down tulisan ini untuk diulas per sesinya yaaa yang pertamaaaaa 

 Listening

Listening di IELTS berbeda jauh sama tes TOEFL ITP karena di IELTS pilihan ganda sangat sedikit dan kebanyakan isian singkat 1-3 kata. Naah kemudian tes ini terbagi 4 section yang tingkat kesulitannya makin tinggi dari section 1- section 4. Penilaian nya adalah dari jumlah benar yang kita jawab seperti dibawah ini

Gimana cara belajarnyaaaa? Nah kalau saya kmren sering dengerin podcast dari british council ini banyak membantu dari perbendaharaan vocab, terbiasa accent british sama melatih pemahaman kita tentang apa yang lagi dibicarakan. Selain itu bisa dengerin musik atau film yang penting tetep merhatiin manajemen waktu belajarnyaa. Salah satu yang penting juga di listening adalah mengenai spelling ini salah satu kelemahan saya, sering2 juga liat nama2 orang bule atau ejaan nomor telefon karena yang ini pasti masuk di section 1. Biasanya disection 1 ini percakapan 2 orang misal mau pesen hotel atau mau sewa apartemen atau mau beli kasur dll. Kemudia di section biasanya monolog kalau kebanyakan soal yg saya dapat di section 2 mengenai penjelasan peta oleh 1 orang (misal tour guide/manager ngenalin tempat kerja ke karyawan baru) disini vocab mengenai petunjuk arah penting banget. Terus section 3 ini termasuk kampret yang ngobrol lebih dari 2 orang biasanya dan masalahnya percakapannya kebanyakan terkait pendidikan (misal diskusi di kelas atau diskusi project) nah biasanya disini juga si orangnya suka ngeganti jawaban seenak jidat misal udah ngomong A terus diakhir bilang eh gajadi B aja, kan kampret J)) tapi kalo bisa bener2 konsentrasi pasti bisa kok cuman kan saya gupuhan jd kebiasaan nulis lgsg yg pertama diucap trus gadengerin lanjutannya L nah yang terakhir ini monolog lagi dan permintaan jawabannya biasanya hanya one word tapiiiiiiii pada section ini buanyaaak banget paraphrasing (penggantian kata dengan arti sama) jadi apa yg ada di lembar soal itu gak tersurat dalam percakapan tapi diganti kata lain ini yang sering jd pengecoh yang buat kita bisa kelewatan dengerin jawabannya. Inti dari tes listening adalah sering latihaaaaann!!!! Bisa diselingi dengerin podcast, musik atau film. Dan kebanyakan orang nyari lumbung nilai di listening jadi manfaatkan sebaik mungkin jangan kayak saya malah nilai terendah di listening L

Selanjutnyaaaaaaaa

Reading

Nah di tes reading ini akan ada 3 passage disajikan dalam soal yang jawabannya bisa pilihan ganda atau isian tapi paling susah itu bagian TRUE/FALSE/NOT GIVEN ini saya susah juga jelasinnya karena sering banget salah mungkin bisa cari di Internet kali yaaak. Hal paling penting dalam reading adalah MANAJEMEN WAKTU karena kalian hanya disediakan waktu 60 menit untuk 3 passage yang memiliki 40 soal. Solusinya bagaimana? Gunakan teknik scanning and skimming buat cari kata kunci dari masing2 soal atau mencari ide paragraf yang ada pada passage dan jangan terlena untuk ngeyel stuck di satu soal dipikirin sampe lamaa dan don’t read whole of the passage, it wasting your time so much!! Cari kata kunci tiap soal terus lakukan salah satu dari scanning atau skimming untuk mencari jawabannya serta jangan gunakan nalar kalian instead of passage, karena kebanyakan soal passage yang ada adalah hal yang pernah kita pelajari. Contohnya saya pernah ngeyel dengan soal yang passagenya bercerita soal mikroalga karena saya pernah belajar itu saya jawablah setau saya padahal jawabannya not given alias gaada di itu passage wkwkkwkw tapi sometimes ilmu yang kita punya bisa membantu asalkan passagenya ditelaah dulu jangan langsung jawab kayak sayaa hahaha sama seperti listening yang penting di reading juga adalah latihan karena kata buku sidu pratice makes perfect hahaha nanti latihan buat semua soal akan saya attach di bawah koks. Oiyaa untuk penilaian sama kayak listening yakni berdasarkan jumlah jawaban benar dan range nilainya seperti dibawah inii


Yuk lanjuuuuuttt

Writing

Ini adalah 1 dari 2 momok yang bisa menurunkan nilai overall IELTS hahaha jadi di tes writing kita akan dikasih 2 task yang pertama itu describe mengenai diagram/maps/cycle dll dengan minimal 150 kata dan task kedua itu mengenai giving opinion/discuss 2 side/agree or disagree dll dengan minimal 250 kata. Penilaian writing berbeda dengan 2 tes sebelumnyaa, kriteria penilaiannya ada 4 : task response (apakah jawaban kita sesuai dengan apa yang diminta soal) ; grammatical range (penggunaan grammarnya sudah tepat apa belum dan juga kompleksivitas kalimat yg digunakan) ; vocabulary (kosa kata yang digunakan apakah bisa menggunakan kata lain atau itu2 saja sama level dari vocabnya) ; lexical coherence (disini dinilai apakah jawaban per paragraf kalian sudah koheren atau berkaitan atau malah nyeleneh satu sama lain). Salah satu hal terpenting dalam writing adalah manajemen waktu dan manajemen tulisan. Setelah ada perintah mengerjakan soal writing jangan langsung menulis tapi mikir dulu!! Harus disusun dulu apa yang mau kita tulis dari awal sampai akhir tapi tetep harus ingat waktu karena waktunya hanya 60 menit untuk 2 task, usahakan dibagi waktu task 1 = 20 menit dan task 2 = 40 menit karena penilaian task 2 lebih besar dan kata yang dibutuhkan lebih banyak. Sisihkan waktu diawal  untuk analisa dan membuat kerangka berfikir baru menulis di lembar jawaban. Untuk tipe2 soal dan tips mengerjakan writing akan saya attach di bawah juga yaaa

Naaaahh yang terakhir adalaaaah

Speaking

Ini juga momok bagi saya karena saya orangnya rada gagap kalo ngomong english dan lidahnya sering kepeleset serta terlalu banyak filler (pause diem pas ngomong) dan nilai speaking saya juga selalu rendah pas persiapan jadi kmren saya pasrahkan tes ini eh malah dapat nilai tertinggi dari tes lainnya wkwkkw okee speaking ini akan terdiri dari 3 sesi yang pertama itu introduction and interview persoalan yang ditanyakan seputar diri kita atau lingkungan kita. Sesi yang kedua Individual Long Turn disini kita nanti dikasih cue card mengenai suatu hal nanti kita bikin kata kunci selama 1 menit terus presentasi selama 2 menit dan sesi ketiga two way discussion ini biasanya berkaitan sama hal yang ada di sesi 2 nanti common topic nya akan ada di attach file dibawah yaa. Based on my experience juga saya awalnya pasrah karena sesi 1 dan 2 speaking saya ancur sesi pertama saya salah pake to be terus sesi kedua saya presentasi hanya sekita 1,15 menit jauh dari seharusnya tapiiii di sesi ketiga saya memakai banyak contraction kayak I would jadi I’d terus saya juga memakai complex sentence disini dan jiwa nyeleneh saya keluar juga disesi sini yaak jawaban saya ngelawak karena udah gatau lagi apa yang diomongin eh malah examinernya ketawa dan makin tertarik berdiskusi wkwkkwk oiyaaa untuk penilaiannya ada 4 yakni : fluency (kelancaran dalam berbicara termasuk fillernya harus gaada) ; Lexical Resource (perbendaharaan kata yang digunakan dilihat juga kita bisa menggunakan kata lain dengan makna yang sama atau gak) ; Grammatical Range and Accuracy (penggunaan grammar yang tepat) ; dan terakhir pronunciation (pengucapan yang benar). Tapi penilaian yang sesungguhnya tetap ada di examiner karena di youtube saya nonton contoh yang dapat band 8 tapi pronunnya jelek dan banyak yg komen juga “saya kmren kayak gitu juga cuma dapat 6”. Jadi itu semua tergantung kuasa examiner wkwkwkkw. Buat latihan speaking kita butuh lawan bicara buat latihan, kalau saya kmren kan les jadi otomatis ada lawan bicara kalau mau self-study cari temen seperjuangan yang pengen tes IELTS juga

Weeelllll setelah penjelasan tadi sekarang saya akan memberikan beberapa suplemen yang cukup penting buat kalian

1. Cambridge Book 1-12 : ini buat latihan semuaaa test dan ada kunci jawaban juga bisa kalian download di disini buku 1-9 buku 10, kalau bisa selesaikan semuanyaa karena soalnya bakalan mirip2 dari buku cambridge 

2. Youtube IELTSLIZ and EMMA : dua channel ini banyak ngasih tips and trick buat seluruh test download semuanyaa kalo bisaa wkwk

3. Website IELTS Simon dan IELTS Liz : biasanya di web ini banyak ngasih materi soal ielts yang sering diperbaharui juga, common topic buat speaking ada disitu jugaa dan soal2 buat latihan writing sama jawaban2 versi orang lain juga bisa diliat disana

4. IELTS Made Easy Task 1 and 2 : ini buku sangaaat membantu buat writing karena ada penjelasan gimana teknik menulis jawaban, penggunaan sentence dan berbagai jenis soal yang ada di writing task. 


5. IELTS Tips and Trick by Ibham Veza : bukunya ini dalam bahasa indonesia disini kalian bisa dapat tips and trick ngerjain seluruh test terus ada perbendaharaan sentence buat speaking sama ada common topic beserta jawabannya buat writing task 2


6. Azar Fundamental of English Grammar : ini buku buat yang bener2 butuh rehabilitasi buat grammar tapi kalo udah mayan ngerti gak dibaca juga gapapa wkwkw


7. Common Mistakes at IELTS : ini buku sebenarnya gapernah saya baca tapi kata orang2 mayan bagus buat mengenai kesalahan2 yang sering terjadi saat test IELTS 


8. Answer Sheet of Reading, Listening and Writing : ini cocok buat latihan biar terbiasa jawab di lembar jawaban IELTS dan buat writing sangat berguna buat memperkirakan jumlah kata yang udah kita tulis


9. Vocabulary Booster : buat catatan vocab2 baru yang didapat pas kalian ngerjain soal reading terus buka instagram @_vocabulary_level disana akan ada banyak vocab2 baru dan ada levelnya juga dalan CEFR tulis dibuku yang sama dengan vocab yang kalian dapat pas reading terus dihapalin pagi-pagi

10. Doa dan Kepercayaan : dua ini hal paling essensial yang terlupakan, apalah arti usaha tanpa diiringi doa yekan, dan apalah arti usaha tanpa ada kepercayaan bahwa kita bisa!

File nomor 3-8 bisa di download di IELTS MATERIAL

Mungkin segini dulu  kali yaaa, kalo masih ada yang kurang jelas please do not hesitate to contact me via Line doddydarmawan or email me at doddydarmawanmuhammad@gmail.com dan bagi yang sedang di Malang bisa minta file nya langsung juga di laptop saya karena ukuran file buku cambridgenya gede.

Semoga dari tulisan saya yang tidak terstruktur ini dapat bermanfaat bagi kalian yaaaa dan doain saya jugaa semoga ada salah satu dari beasiswa yang saya apply ada yang berjodoh dengan saya yaa hehehehe





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jak Zdobyć, Utrzymywać, Rozwijać Bogactwo z Książki Najbogatszy Człowiek w Babilonie

Ta książka została napisana w 1926 roku, choć już dawno została napisana, ale nadal jest interesująca do przeczytania. Treść tej książki ...